Pemkab Pati Siapkan Anggaran Ratusan Juta Untuk TMMD

Pemkab Pati Siapkan Anggaran Ratusan Juta Untuk TMMD

Kamis, 28 Februari 2019, Februari 28, 2019

Bupati Pati Pukul Gong segabai tanda dimulai program TMMD Tahap 1


Ratusan Juta APBD Kabupaten Pati Dialokasikan Untuk TMMD Tahap I.
Hal itu terungkap saat Bupati Pati Haryanto, Selasa (26/2), menghadiri Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap I Tahun 2019 untuk Desa Pakem, dan Desa Mojoluhur, Kecamatan Jaken.

Acara pembukaan yang berlangsung di Desa Pakem, Kecamatan Sukolilo tersebut,
juga dihadiri oleh Forkompinda, Tim Penggerak PKK, Persit, Bhayangkari dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bupati Haryanto juga mengatakan bahwa pembukaan kegiatan TMMD ini tepat lantaran dilaksanakan di wilayah pinggiran, salah satunya di Desa Pakem yang merupakan daerah  perbatasan antara Sukolilo, Grobogan dan Kudus.

Bupati Pati Haryanto berharap kegiatan ini bisa membantu pembangunan infrastruktur yang ada di wilayah pinggiran.

Kegiatan ini dirasa baik lantaran dengan ini tidak ada perbedaan antara pembangunan di desa maupun kota. Ini merupakan wujud perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memperhatikan masyarakat.

Pembangunan secara menyeluruh lanjutnya juga ditopang dengan adanya Dana Desa (DD).

Bupati Haryanto juga mengatakan untuk Desa Pakem, Dana Desanya mencapai lebih dari satu milyar.

"Hal ini terbukti bahwa jalan kabupaten dengan jalan desa bagus jalan desa. Meski demikian ini merupakan wujud  pemberdayaan maupun peningkatan ekonomi", tuturnya.

Bupati juga berharap agar kegiatan TMMD ini dilaksanakan sebaik mungkin sehingga perekonomian terlebih di Desa Pakem bisa berkembang dan dinikmati masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Haryanto juga menyampaikan sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada TMMD kali ini yang mengangkat tema "Melalui TMMD Kita Tingkatkan Gotong-royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional", sebab menurut data BPS per bulan September 2018 jumlah penduduk miskin Jawa Tengah ada 3,87 juta orang (11,19%). Mayoritas berada di pedesaan yakni sebanyak 2,15 juta orang.

"Mari kita bangun sarana prasarana, fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Tidak hanya itu program ini juga harus diarahkan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, meningkatkan kesehatan lingkungan serta memantapkan kerukunan antar umat beragama dalam rangka mencegah SARA, radikalisme, terorisme dan intoleransi", ujarnya.

Bupati berharap TMMD kali ini bisa disisipkan program yang mengunggah wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. "Mengingat maraknya hoax, bully dan ujaran kebencian yang muncul di tengah-tengah kehidupan kita dan berpotensi memecah belah bangsa", lanjutnya.

Pemerintah, menurut Haryanto, ingin seluruh desa di Jateng semakin maju dan sejahtera dengan tetap mempertahankan keunikan dan kearifan lokal. Desa maju fasilitas pelayanan dasar masyarakat komplet, SDM nya semakin berkualitas unggul, mandiri, punya spiritualitas tinggi, ngak ada narkoba, kreatif dan inovatif serta mempunyai karakter kebangsaan yang kuat.

TerPopuler